Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Untaian Coretan Hidupku

HomeWelcome.... All of my friendsSep 5, 2008
Selamat membaca dan menikmati coretan-coretan, keluh kesah dan kisah-kisahku diantara engkau, dia dan orang-orang disekitarku emh..... kalo mau kasi komentar silakan aja, demi kesempurnaan dan kebersamaan kita.

Blog EntryOct 22, '08 9:11 AM
for everyone
berharap yang terus berharap
mungkin dibalik harapan ada kebahagiaan
meski dibalik kebahagiaan ada kesedihan
atau mungkin dibalik kesedihan ada hikmah
ataupun hikmah kesedihan dalam kebahagiaan..

berharaplah
meski hanya sesaat..
meski hanya terkadang saja..
tapi kadang itu yg indah
meski indah yg kau berikan sesaat saja
namun dalam terasa

semoga..
semoga semua kembali seperti adanya
semoga semua kembali melebur seperti adanya
semoga semua kembali menyatu seperti adanya
semoga kembali menyatu seperti adanya


Blog EntryOct 10, '08 3:43 AM
for everyone
Senja datang terangpun menghilang
berganti malam ditemani desiran angin
seiring itu pula kamu kembali
kedalam pelukan malam
malam yang menjadi milik kamu
malam yang bukan milik aku lagi

selalu kunanti esok pagi
bergumul dengan kesendirian
berselingkuh dengan kesepian
sampai kutemukan senja itu lagi

jangan pernah lelah menanti senja, ujarmu disuatu sudut malam
jangan pernah merasa lelah..
karena suatu saat, senja kita akan merengkuh
melumat lembut malam malam indah

jangan pernah merasa penat, usapmu lembut menyentuh rongga jiwa
jangan pernah terbebani..
karena suatu saat, senja itu menjadi milik kita
menjadi milik kita lagi...

Blog EntryOct 6, '08 11:35 PM
for everyone

coffee.......... bukan sesuatu yang asing bagi kita, ada satu kenikmatan tersendiri yang ditawarkan, saya anda dan orang-orang disekitar kita mungkin salah satu penggemarnya, kehangatan serta cita rasanya begitu menggoda, ada sesuatu yang tak pernah lepas........

teman setia dikala sepi.........

sobat karib saat pikiran melambung jauh.........

dan kekasih yang hangat dikala dingin...........

 


Blog EntrySep 13, '08 3:37 AM
for everyone

Sebuah tulisan yang baik kata Mas Aten (Dosen Psi UI) mempunyai ciri-ciri seperti : topik menarik, judul yang menarik, alur yang jelas, tepat sasaran dll.   Semua itu akan menjadikan pembaca tertarik untuk membaca sekaligus memahami apa yang menjadi pesan dari sang penulis.  

Namun seringkali bagi penulis pemula (seperti yang punya blok ini) ada kendala tersendiri untuk menuangkan sebuah buah pikiran/ide menjadi tulisan yang mempunyai kriteria tulisan yang baik.   Betul juga apa yang disampaikan oleh Mas Aten bahwa pada dasarnya kita semua bisa menulis kalau menjadi kebiasaan, kapan lagi menjadi kebiasaan kalau tidak dimulai dari sekarang, betul gak?

Begitulah kami mahasiswa Ekstensi Psi 08, diberikan pengalaman pertama untuk menulis deskripsi tentang suatu obyek, hasilnya........ beragam ide yang muncul dari sebuah deskripsi saja, namun satu hal yang menarik dalam pengamatan penulis adalah ekspresi dan kecepatan menuangkan ide dalam pikiran menjadi tulisan ternyata tidaklah sama, ada yang harus merenung terlebih dahulu, ada yang tanya kanan kirinya, ada yang memegang pulpen terus tanpa menuliskan satu katapun namun yang menarik, ada yang menulis bak air mengalir, ide dikepalanya seakan-akan tumpah semua menjadi tulisan hingga akhirnya menjadi cerita fiksi.

Anda penasaran dengan tulisan orang tersebut? Silakan baca di bloknya.           


Blog EntrySep 12, '08 12:46 AM
for everyone

Hari kedua kuliah Logika dan Penulisan Ilmiah kita-kita mahasiswa ekstensi 2008 mulai dikenalkan tentang bagaimana mendeskripsikan sebuah obyek, dari penjelasan Mas Aten ini merupakan langkah awal sebelum kami nantinya mendeskripsikan gejala-gejala psikologi pada manusia,

Inilah hasil deskripsi tentang meja,

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita mendengar kata meja bahkan mungkin sudah tahu apa itu meja, karena memang meja bukan merupakan satu benda yang asing bagi kita, hampir di setiap sudut ruangan terdapat meja dimana meja merupakan salah satu perabotan atau furniture yang dipakai untuk mendukung aktivitas kehidupan kita.  Biasanya meja selalu dilengkapi dengan kursi bila keduanya digunakan secara bersama.   Namun kadang ada meja yang tidak perlu dilengkapi dengan kursi karena memang fungsinya yang tidak membutuhkan adanya kursi.

Bila kita diminta untuk mendiskripsikan meja tentu yang terlintas pertama kali dipikiran kita adalah satu benda yang berbentuk kotak ada kakinya dan meja digunakan sebagai tepat meletakkan barang, namun bila lebih cermat mengamati beberapa meja disekitar kita ternyata deskripsi tentang meja bisa menjadi lebih berkembang dari apa yang kita pikirkan pertama kali, dilihat dari bentuk, ciri-ciri, dan bahan dasar dari meja sangatlah beragam, lalu bagaimana kita mendeskripsikannya, meja merupakan sebuah benda yang terdiri dari benda yang mempunyai permukaan datar dan dilengkapi dengan penyangga berupa kaki untuk menopang bidang datar tersebut, penggunaannya adalah bidang datar digunakan sebagai tempat untuk meletakkan barang sedangkan penyangga atau kaki meja berfungsi sebagai penyangga benda yang mempunyai permukaan datar.

Setelah mengetahui deskripsi dari meja selanjutnya kita akan melihat apa yang menjadi faktor-faktor pendukung yang menguatkan deskripsi tentang meja tersebut seperti atribut, unsur, komponen dari meja, ciri-ciri meja sampai pada jenis-jenis meja.

Meja seperti disebutkan di atas merupakan satu obyek benda mati yang tersusun atas dua bagian yaitu adanya benda dengan bidang datar dan penyangga yang berupa kaki meja, dua komponen tersebut apabila disusun menjadi satu dengan cara benda yang mempunyai bidang  datar diletakkan diatas penyangganya maka benda tersebut dinamakan meja.

Ciri-ciri dari meja dapat dipastikan adanya benda yang berupa bidang datar dan adanya penyangga, benda dengan bidang datar mempunyai bentuk yang beragam pula ada yang kotak, bulat bahkan ada pula yang lonjong, sedangkan untuk penyangga atau kaki meja bentuk dan jumlahnya bermacam-macam mulai dari meja yang mempunyai penyangga satu sampai meja yang  mempunyai penyangga empat atau kaki mejanya ada emapt.

Setelah mengetahui tentang komponen yang menyusun meja dan ciri-ciri yang dapat mendukung deskripsi tentang sebuah meja, selanjutnya dari obyek yang berupa meja dapat kita lihat jenisnya, sangat beragam jenis meja tergantung dari akan difungsikan sebagai apa meja tersebut.   Sebagai contoh jenis-jenis dari meja ada meja kerja, meja rapat, meja belajar, meja rias, meja computer, meja makan dan masih banyak jenis-jenis meja yang lain. 

Bahan dasar dari mejapun beragam, hal ini merupakan fakor pendukung dalam mendeskripsikan sebuah meja, bila kita melihat meja pada beberapa waktu yang lalu bahan dasar dalam pembuatan meja adalah dari kayu, hanya bentuknya saja yang sudah beragam ada yang kotak, bulat dan lonjong, namun seiring perkembangan jaman bahan dasar pembuatan meja banyak mengalami perubahan, kayu bukan lagi sebagai satu-satunya bahan dasar pembuatan meja, dikembangkanlah pembuatan meja dengan menggunakan  bahan dasar dari plastik kemudian berkembang lagi dengan perpaduan antara besi/pipa sebagai penyangganya dan benda dengan bidang datar yang berada di atas penyangga terbuat dari kaca.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa obyek yang berupa meja merupakan sebuah benda yang terdiri dari benda yang mempunyai permukaan datar dan penyangga berupa kaki meja untuk menopang bidang datar tersebut, supaya menjadi satu kesatuan obyek yang dinamakan meja maka penggunaannya adalah benda dengan bidang datar diletakkan diatas penyangga atau kaki meja sehingga permukaan yang datar dapat digunakan untuk meletakkan barang karena itulah salah satu fungsi dari meja.   Demikian tadi penjelasan tentang bagaimana mendiskripsikan obyek yang berupa meja.

 


Blog EntrySep 11, '08 4:24 AM
for everyone

Tanggal 1 September 2008 merupakan langkah awal untuk meniti masa depan, jadi ingat kembali masa-masa seperti ini yang sudah terlewati 16 tahun yang lalu.   Bagaimana pun keceriaan dunia mahasiswa kembali menjadi bagian hidupku. Ya…. Inilah langkah kedua aku menapaki kuliah S1, dulu di kota kelahiranku Semarang sekarang di kota tempat aku bekerja yaitu Jakarta.

 

Di Fakultas Psikologi Program S1 Ekstensi ini aku bertemu dengan teman-teman baru, asyik juga bergaul dengan teman-teman yang usianya jauh dari aku, he…he… mungkin dikelas usiaku yang paling senior, tapi gak masalah yang penting niatku menimba ilmu (air kaleee…..) dan mempunyai relasi baru.

 

 Hampir 2 minggu aku belajar di sini, tapi rasa-rasanya waktu cepat sekali berlalu, mungkin karena waktuku sudah di set up sedemikian rupa sehingga hampir tidak ada waktu luang untuk kegiatan yang lain, pagi start jam 7 aku sudah stand by di kantor dengan kerjaan yang datang silih berganti sampai lonceng jam berbunyi pukul 15.00, kalau menuruti kerja bisa-bisa sampai jam 24.00 ada saja kerjaan yang harus aku selesaikan, tapi untunglah mulai 1 September kemaren jam 16.30 aku sudah harus berada di UI Depok sehingga kerjaan kantor untuk sore bisa dipending dulu sampai besok paginya.

 

Walaupun di kelas belajar dengan sisa-sisa tenaga yang ada dibadanku, aku berusaha untuk tetap konsen dan menyimak setiap kuliah yang diajarkan, ini semua tidak terlepas dari peran serta teman-teman di kelas yang benar-benar bisa membuat suasana kelas menjadi hidup.

 

Yang pasti tetap SEMANGAT PAGI!!!!!!!!  Walau belajar sore hari semangat tetap harus pagi hari.

Dan yang lebih menyemangati adalah semangat kelompok kami SEMANGAT HORE!!!!!!!!!!!      

 


Blog EntrySep 10, '08 10:48 PM
for everyone
Tugas Kelompok:
1. Agustinus Ronald (0806376675)
2. Alex Kurniawan (0806376681)
3. Ansyar Hafid (0806376706)
4. Yunita Widiyawati (0806376870)

A. Ciri-ciri tulisan yang baik memiliki kriteria sebagai berikut:

1.   Judul menarik.
2.   Topik cerita menarik.
3.   Reasoning yang kuat.
4.   Alur jelas.
5.   Kata-kata yang dipakai efektif.
6.   Deskripsi secara tepat dan tidak bertele-tele.
7.   Istilah-istilah yang digunakan dapat dimengerti oleh pembaca.
8.   Menarik dan menggugah.
9.   Tepat sasaran kepada siapa suatu tulisan ditujukan.
10. Ada manfaat pesan yang bisa diambil oleh pembaca.
11. Penggunaan ilustrasi dan gambar yang menunjang tulisan.
12. Penutup yang bagus.

B. Membahas tulisan tentang salah satu kisah Matematika: 

     Menurut kelompok kami, bab pertama dari tulisan dengan judul
The Lady Tasting Tea, How Statistics Revolutionized Science in Twentieth Century karangan David Salsburg adalah sebuah contoh tulisan yang baik.
     Dalam tulisannya, David Salsburg menggunakan ilustrasi yang menarik untuk mengawali pembahasan mengenai topik yang sulit mengenai statistika. Ilustrasi yang diberikan yaitu mengenai seorang nyonya, pada suatu acara minum teh sore hari, yang bisa membedakan apakah secangkir teh dibuat dengan menambahkan susu ke dalam teh atau sebaliknya teh ke dalam susu. Hal ini pada mulanya dianggap remeh oleh kaum intelektual yang hadir. Namun tidak dengan Ronald Aylmer Fisher seorang ahli statistika, lebih dikenal dengan nama Sir Ronald Fisher, yang tertarik dengan ucapan si nyonya tersebut dan merancang sebuah eskperimen kecil untuk mengujinya.
    Dari ilustrasi di atas, David Salsburg kemudian menceritakan sedikit pengalamannya ketika masih bekerja di Pfizer, Inc. dimana ia berurusan dengan banyak persoalan matematis yang sulit. Salsburg berpendapat bahwa sangat sedikit riset ilmiah yang dapat dikerjakan seorang diri. Biasanya riset-riset tersebut membutuhkan sebuah kombinasi banyak pikiran. Masalahnya, amatlah muda untuk melakukan kesalahan. Lebih lanjut Salsburg mengungkapkan bahwa apa yang paling menarik bagi kebanyakan saintis dalam pekerjaan mereka adalah kegairahan untuk bekerja memuntaskan masalah.
   Dua paragraf di atas menggambarkan dengan jelas bagaimana Salsburg melakukan pendekatan yang ringan untuk pembahasan sebuah topik yang serius mengenai statistika. Ia menyadari bahwa statistika bukanlah sebuah topik yang umum walaupun aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari amatlah luas. Bagi kebanyakan awam statistika dianggap sebagai sesuatu yang rumit dan diperuntukkan hanya untuk kaum terpelajar dan ilmuwan. 
    Hal itulah yang ingin ditepis oleh Salsburg. Ia berpendapat bahwa statistika adalah ilmu yang menarik dan ingin menyampaikannya kepada pembaca. Salsburg berusaha menggugah minat terhadap statistika dengan pemilihan judul yang menarik :
The Lady Tasting Tea. Orang akan tergugah dengan judul tersebut dan timbul pertanyaan : 
     1. Ada apa dengan seorang wanita yang minum teh? Bukankah itu sesuatu yang lumrah?
     2. Apa hubungannya dengan statistik?
     3. Kenapa penulis menggunakan judul ini?
     4. Kemana selanjutnya tulisan ini mengalir?
     5. Ada cerita apa saja selain judul tersebut dalam buku ini?
    Pertanyaan-pertanyaan di atas tentunya akan menggugah minat orang untuk mencari jawabannya dalam tulisan Salsburg. Dengan cerdik Salsburg mendorong orang untuk membaca bukunya karena adalah tidak mungkin untuk menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaan di atas tanpa membaca buku tersebut.
   Salsburg menetapkan sasaran tulisannya dengan tepat. Ia mengasumsikan bahwa pembacanya adalah kaum terpelajar, namun tidak menutup pintu bagi kaum awam. Hal ini tampak jelas dalam pemilihan kata dan penggunaan bahasa yang sederhana dan lugas. Proses penyampaian idenya dilaksanakan dengan sederhana. Pembaca yang tidak mengerti tentang statistika pun dapat digugah untuk membaca buku ini. Tidak menutup kemungkinan lebih lanjut bahwa pembaca menjadi tertarik mengenai statistika.
    Kesimpulan yang kami dapatkan, tulisan David Salsburg mengenai statistika dengan judul
The Lady Tasting Tea, How Statistics Revolutionized Science in Twentieth Century adalah sebuah contoh tulisan yang baik. Tulisan ini memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut :
    1. Judul yang menarik. Pemberian judul dengan awalan
The Lady Tasting Tea merupakan cara David Salsburg untuk memancing orang membaca tulisannya. 
   2. Topik yang menarik. Salsburg berani mengangkat suatu topik yang sulit mengenai statistika.
   3. Alur jelas. Alur cerita disusun secara jelas dan menarik dengan menggunakan cerita yang mengalir walaupun topik yang dibicarakan sebenarnya mengenai eksperimen.
   4. Bahasa dan istilah-istilah yang digunakan mudah dipahami oleh pembaca.
   5. Terdapat pesan yaitu mengajak orang untuk mengenal seputar statistika dan eksperimen ilmiah.
   6. Menggunakan ilustrasi yang baik. David Salsburg memulai awal tulisan dengan ilustrasi mengenai perdebatan seorang nyonya dengan para hadirin mengenai perbedaan rasa teh yang dituang ke susu atau sebaliknya susu yang dituang ke teh. Dari ilustrasi inilah Salsburg masuk ke pembahasan mengenai statistika dan eksperimen ilmiah dengan baik.
  7. Penutup yang baik. Salsburg mengakhiri tulisannya dengan menceritakan bahwa si nyonya dapat mengenali dengan tepat setiap campuran minuman yang diberikan kepadanya.. Dengan demikian pertanyaan pembaca mengenai akhir dari cerita ilustrasi tersebut terjawab.

Demikian pembahasan kelompok kami mengenai tulisan David Salsburg dalam MK Logika dan Penulisan Ilmiah.

 


Photo AlbumMy FamilySep 9, '08 11:17 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
My lovely family

Photo AlbumTeman ekstensi 2008Sep 9, '08 10:51 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Nie dia teman2 gaul eks 08

Blog EntrySep 9, '08 2:17 AM
for everyone
Keraguan yang terus bergelanyut manja di suatu senja
menapaki jejak jejak di pasir kelabu
menatap matahari yang sesekali mengintip dikeriuhan ombak

Sementara temaram malam mulai mengganggu
saat aku menikmati hangatnya matahari sore
saat aku masyuk dalam kesendirian

Kegalauan hati terusik dalam keremangan senja
ah...kapan akan kunikmati lagi..

Kapan akan kunikmati senja itu lagi...